02/09/2023
Kenapa memilih menanam? 🌱
Lahir dari keluarga yang dekat dengan kebun dan pertanian membuat aku punya ketertarikan di bidang ini. Simbahku dulu buruh tani, bapakku juga menanam sejak aku masih SD, baik itu tanaman hias atau tanaman buah.
Aku pribadi lebih tertarik dengan tanaman sayuran; lebih cepat panen dan bisa dimakan. Hehe
Sejujurnya belum lama aku menanam sayur. Kalau ditarik garis waktu, barangkali pandemi jadi trigger-ku. Fakum beberapa tahun, aku mulai menanam lagi awal tahun ini. Sebenarnya untuk mengisi waktu yang luang saja, karena waktu itu cuma handle 1 project saja dan lebih banyak nganggurnya.
Sedikit demi sedikit aku mengumpulkan modal (bibit & media tanam) untuk berkebun. Alhamdulillah di samping rumah masih ada space yang bisa aku gusur untuk kujadikan space khusus sayur.
Awalnya cuma tomat, bayam, sawi, dan selada. Tapi akhirnya aku mencoba beberapa jenis sayur yang belum pernah aku tanam dan makan. Dan itu yang membuat berkebun kali ini rasanya lebih menyenangkan.
Kalau nggak berkebun, aku nggak akan tahu kalau ternyata selada jenisnya banyak banget! Nggak akan tahu, kalau daun mint tumbuhnya secepat dan semudah ituu. Nggak akan tahu kalau red romaine seenaak ituu 💃
Dalam sehari, aku menyempatkan ke kebun selama kurang lebih 1 jam. Entah untuk siram-siram, cabut gulma, ngonten, atau sekadar bengong dan bolak-balik nggak jelas.
Semoga ke depan bisa terus punya waktu untuk berkebun dan lihat yang ijo-ijo begini. Xixixi 💚