Masakan Rumahku

Masakan Rumahku Tutorial dan Resep Masakan Rumah
~semua postingan memiliki hak cipta©️~

⚠️ WASPADA HANTAVIRUS ⚠️Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat lainnya. Penularan bisa...
07/05/2026

⚠️ WASPADA HANTAVIRUS ⚠️

Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat lainnya. Penularan bisa terjadi lewat kotoran, urin, atau air liur tikus yang mengering lalu terhirup tanpa disadari.

Jaga kebersihan rumah, gudang, tempat usaha, dan lingkungan sekitar. Jangan membersihkan kotoran tikus secara sembarangan — gunakan masker, sarung tangan, dan semprot disinfektan terlebih dahulu.

Kenali gejalanya:
🤒 Demam & pegal otot
😷 Sesak napas
🤢 Mual & muntah
🫁 Gangguan paru-paru serius

Tetap tenang, tetap waspada. Pencegahan adalah perlindungan terbaik untuk diri dan keluarga. 🛡️

Tumis Daun Pepaya Anti Pahit (Campur Teri)Banyak yang menolak daun pepaya karena rasa pahitnya. Resep rahasia ini mengub...
16/04/2026

Tumis Daun Pepaya Anti Pahit (Campur Teri)
Banyak yang menolak daun pepaya karena rasa pahitnya. Resep rahasia ini mengubah daun pepaya bertekstur kasap berserat kencang menjadi osengan yang savory, pedas, gurih ebi/teri, dengan hanya sedikit hint rasa pahit tipis di ujung lidah yang bikin ketagihan. Teman sejati nasi panas di siang bolong!

Bahan-bahan:

~2 ikat daun pepaya segar

~Tanah liat lempung (ampo) secukupnya ATAU 10 lembar daun jambu biji (kunci anti pahit)

~50 gr ikan teri medan / ebi kering, goreng garing

~2 lembar daun jeruk

~1 ruas lengkuas, memarkan

~1 sdm saus tiram

~Garam, gula pasir/merah (penyeimbang), kaldu jamur secukupnya

~Minyak untuk menumis

Bumbu Iris Mentah:

~6 butir bawang merah, iris tipis

~3 siung bawang putih, iris tipis

~5 buah cabai merah keriting, iris serong

~5 buah cabai rawit merah, iris tipis

Langkah Memasak:

Rebus Anti Pahit: Didihkan air banyak di panci. Masukkan bongkahan tanah liat lempung (ampo) atau daun jambu biji, tambahkan garam. Masukkan daun pepaya mentah. Rebus hingga empuk. Angkat, cuci di bawah air mengalir berulang kali hingga bersih dari lempung. Peras kuat-kuat hingga tuntas airnya. Potong/iris kasar.

Tumis Aromatik: Panaskan minyak, tumis irisan bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun jeruk hingga wangi layu menguning.

Masuk Cabai: Tambahkan cabai merah dan rawit, tumis sebentar.

Masak Tumisan: Masukkan daun pepaya iris. Aduk cepat. Tambahkan saus tiram, sejumput garam, sedikit gula (wajib untuk menetralkan sisa pahit), dan kaldu jamur.

Penyajian: Tumis di atas api besar agar bumbu meresap ke dalam tekstur kasar daun pepaya (sekitar 3 menit) hingga agak mengering dari air bumbu. Matikan api. Taburkan teri medan garing, aduk rata, hidangkan.

Tips Dapur Ibu:

Menggunakan tanah liat khusus masakan (ampo) atau daun jambu biji untuk merebus daun pepaya adalah teknik warisan paling ampuh menyerap 90% getah pahit. Daun pepaya harus diperas sekuat tenaga sebelum diiris agar teksturnya kencang padat seperti kerupuk layu, tidak lembek berair saat ditumis dengan bumbu.

Sayur Daun Singkong Tumbuk (Gulai Silalat)Mahakarya tradisional dari Sumatra. Daun singkong muda tidak dipotong, melaink...
16/04/2026

Sayur Daun Singkong Tumbuk (Gulai Silalat)
Mahakarya tradisional dari Sumatra. Daun singkong muda tidak dipotong, melainkan ditumbuk kasar menggunakan lesung batu bersama bawang dan cabai. Direbus dalam kuah santan pucat dengan kecombrang (kincung) dan rimbang (tekokak). Teksturnya lembut hancur menyerupai bubur hijau yang luar biasa gurih dan wangi eksotis kincung.

Bahan-bahan:

~2 ikat daun singkong (pilih pucuk yang paling muda), cuci bersih

~1 genggam rimbang/tekokak (terong pipit), memarkan sedikit

~½ buah bunga kecombrang (kincung), belah dua memanjang

~700 ml santan encer & 300 ml santan kental

~1 batang serai, memarkan

~Garam dan kaldu jamur secukupnya

~Bumbu Tumbuk/Ulek Kasar:

~6 butir bawang merah & 3 siung bawang putih

~5 buah cabai merah keriting

~1 ruas lengkuas

~1 sdm ebi kering, rendam air panas sebentar (kunci rasa umami)

Langkah Memasak:

Tumbuk Daun Singkong: Masukkan daun singkong mentah secara bertahap ke dalam lumpang batu/cobek besar. Tumbuk hingga hancur kasar dan teksturnya lemas lumat memar (jangan diblender halus, harus ditumbuk kasar manual).

Rebus Kuah Santan: Di dalam panci, rebus santan encer bersama bumbu ulek kasar, serai, kecombrang utuh, dan rimbang. Aduk perlahan hingga mendidih dan wangi kecombrang menyeruak.

Masuk Daun Singkong: Masukkan daun singkong yang sudah ditumbuk. Aduk rata dengan santan encer. Masak hingga daun benar-benar empuk menyatu dengan kuah.

Santan Kental: Masukkan santan kental, garam, dan kaldu jamur. Aduk terus perlahan dengan api sedang.

Penyajian: Masak hingga kuah matang, meletup kecil, dan tekstur daun singkong tampak seperti bubur hijau berserat lembut yang tenggelam di kuah putih pucat. Matikan api, sajikan.

Tips Dapur Ibu:

Menumbuk daun singkong mentah secara manual akan menghancurkan dinding sel serat daun, melepaskan rasa manis alaminya menyatu lebur dengan santan kental. Kecombrang utuh dibiarkan direbus agar aromanya meresap tanpa teksturnya menutupi daun singkong. Jangan gunakan kunyit pada bumbu ulek agar warna daun tetap hijau murni alami.

Gulai Ikan Tongkol Kacang PanjangHarmoni sempurna ala rumah makan Padang pesisir. Potongan ikan tongkol pindang yang dag...
16/04/2026

Gulai Ikan Tongkol Kacang Panjang
Harmoni sempurna ala rumah makan Padang pesisir. Potongan ikan tongkol pindang yang dagingnya padat kemerahan dimasak menyatu dalam kuah santan kuning kental yang pedas gurih. Kacang panjang yang dipotong panjang-panjang menyerap bumbu santan, memberikan tekstur segar renyah sebagai penyeimbang.

Bahan-bahan:

~1 ekor ikan tongkol pindang ukuran sedang (sekitar 300 gr), potong miring setebal 2 cm (bisa digoreng setengah matang jika s**a agak padat)

~1 ikat kacang panjang, potong ukuran jari (sekitar 5 cm)

~600 ml santan encer & 200 ml santan kental

~1 lembar daun kunyit, ikat simpul

~2 lembar daun salam & 2 lembar daun jeruk

~1 batang serai & 1 ruas asam kandis (jika ada)

Bumbu Halus:

~8 butir bawang merah & 4 siung bawang putih

~8 buah cabai merah keriting & 5 buah cabai rawit

~3 butir kemiri, sangrai

~3 cm kunyit, bakar

~1 cm jahe & 1 cm lengkuas

~1 sdt ketumbar, sangrai

Langkah Memasak:

Tumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun kunyit, salam, daun jeruk, dan serai hingga bumbu benar-benar tanak, wangi, warna kuningnya pekat memisah dari minyak.

Masak Santan: Tuangkan santan encer dan asam kandis. Aduk perlahan secara memutar hingga mendidih (jangan sampai santan pecah). Beri garam, sedikit gula merah, dan kaldu bubuk.

Masuk Tongkol: Masukkan potongan ikan tongkol. Masak sekitar 10 menit dengan api sedang agar bumbu gulai kuning meresap ke dalam daging ikan yang padat.

Masuk Kacang Panjang & Santan Kental: Tuangkan santan kental, aduk pelan. Masukkan potongan kacang panjang.

Penyajian: Masak hingga kuah gulai mendidih meletup, sedikit berminyak, dan kacang panjang matang namun masih hijau kencang (tidak lembek kisut). Matikan api kompor.

Tips Dapur Ibu:

Asam kandis berfungsi memotong rasa tajam rempah gulai dan menghilangkan sisa amis tongkol, menghasilkan kuah yang tebal namun menyegarkan. Kacang panjang masuk di akhir agar warna hijaunya tetap kontras dengan kuah kuning gulai.

Semur Hati Ampela Ayam LengkuasJangan buang jeroan ayam Anda! Hati dan ampela yang direbus empuk dimasak perlahan dalam ...
16/04/2026

Semur Hati Ampela Ayam Lengkuas
Jangan buang jeroan ayam Anda! Hati dan ampela yang direbus empuk dimasak perlahan dalam saus semur kecap yang sangat gelap, manis, gurih, dan lengket. Aroma amis dihilangkan tuntas oleh tumisan lengkuas parut dan jahe, menjadikan hidangan ini legit sempurna hingga suapan terakhir.

Bahan-bahan:

~300 gr hati dan ampela ayam, bersihkan, rebus dengan 1 ruas jahe dan 2 lembar salam selama 10 menit. Tiriskan, buang airnya. (Potong dua jika terlalu besar).

~2 lembar daun salam

~1 batang serai, memarkan

~1 bonggol kecil lengkuas (sekitar 3 cm), parut halus (kunci tekstur dan aroma)

~4 sdm kecap manis pekat

~½ sdt lada bubuk & ¼ sdt pala bubuk

~Garam, sedikit kaldu jamur

~100 ml air

~Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

~6 butir bawang merah & 3 siung bawang putih

~3 butir kemiri, sangrai

~1 cm jahe

Langkah Memasak:

Goreng Sebentar: Goreng hati dan ampela ayam yang sudah direbus di dalam minyak panas sangat sebentar saja (hanya agar permukaannya kaku dan tidak hancur). Angkat, tiriskan.

Tumis Rempah: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama lengkuas parut, daun salam, dan serai hingga matang, berbulir mengering, dan sangat wangi.

Bumbui Saus: Tuangkan air. Masukkan kecap manis, lada, pala bubuk, garam, dan kaldu jamur. Biarkan mendidih.

Slow Cook: Masukkan hati dan ampela goreng. Kecilkan api kompor. Tutup wajan, masak perlahan hingga air menyusut drastis.

Penyajian: Bumbu akan mengental menjadi saus lengket karamel kecap dengan serpihan serat lengkuas parut yang menempel di hati ampela. Matikan api, hidangkan dengan taburan bawang goreng.

Tips Dapur Ibu:

Lengkuas yang diparut (bukan digeprek) dalam semur ini akan memberikan tekstur serbuk kasar yang luar biasa sedap saat dikunyah, sekaligus secara ajaib melenyapkan sisa bau khas jeroan ayam. Hati ayam digoreng sebentar agar teksturnya padat dan tidak hancur lebur saat diaduk perlahan di wajan.

Sup Makaroni Sosis Tomat GorengSup masa kecil yang membangkitkan nostalgia. Kuah kaldunya bening namun memiliki semburat...
16/04/2026

Sup Makaroni Sosis Tomat Goreng
Sup masa kecil yang membangkitkan nostalgia. Kuah kaldunya bening namun memiliki semburat kemerahan yang ringan berkat teknik menggoreng tomat terlebih dahulu. Isian makaroni rebus, sosis yang mekar merekah, dan sayuran potong dadu membuatnya sangat ramah anak dan melegakan tenggorokan saat sedang flu.

Bahan-bahan:

~100 gr makaroni p**a, rebus setengah matang, tiriskan

~3 buah sosis sapi/ayam, potong 3 cm, kerat ujungnya menyilang seperti bunga

~2 buah wortel, potong dadu

~½ buah kentang ukuran besar, potong dadu

~1 batang daun bawang & 2 batang seledri, iris kasar

~1 buah tomat merah besar, belah 4 (kunci rasa)

~1,2 liter air / kaldu ayam bening

Bumbu Kuah:

~4 siung bawang putih, memarkan kasar

~3 butir bawang merah, iris tipis

~1 sdt lada putih bubuk & ½ sdt pala bubuk

~Garam, gula pasir, kaldu jamur secukupnya

~1 sdm margarin (untuk menumis)

Langkah Memasak:

Tumis Tomat (Rahasia Kaldu): Panaskan margarin di wajan, tumis bawang putih geprek dan bawang merah hingga wangi. Masukkan potongan tomat merah besar. Tumis sambil sedikit ditekan-tekan hingga tomat layu, kulitnya keriput, dan mengeluarkan sari air merahnya yang gurih asam manis.

Rebus Kuah: Tuang bumbu tumis berserta tomat gorengnya ke dalam panci berisi air kaldu mendidih. Tambahkan lada, pala, garam, gula, dan kaldu bubuk.

Masuk Sayuran Keras: Masukkan kentang dan wortel. Rebus hingga setengah empuk.

Masuk Isian: Masukkan makaroni rebus dan potongan sosis. Masak hingga sosis mekar merekah cantik dan sayuran matang empuk.

Penyajian: Sesaat sebelum diangkat, taburkan daun bawang dan seledri. Aduk sekali. Matikan api. Sup siap dihidangkan.

Tips Dapur Ibu:

Tomat mentah yang direbus di akhir hanya akan memberikan rasa asam yang memisah. Jika tomat digoreng/ditumis terlebih dahulu dengan margarin hingga hancur dan layu, sari tomat akan larut menjadi kaldu umami berwarna kemerahan yang luar biasa lezat dan menyatu dengan kuah sup.

Tumis Buncis Telur Asin (Salted Egg Buncis)Terinspirasi dari hidangan restoran premium, buncis segar yang digoreng garin...
16/04/2026

Tumis Buncis Telur Asin (Salted Egg Buncis)
Terinspirasi dari hidangan restoran premium, buncis segar yang digoreng garing ini dibalut dengan saus kuning telur asin yang berbuih, creamy, berpasir, dan sangat gurih. Aroma mentega, daun jeruk, dan cabai menyeimbangkan rasa creamy-nya agar tidak membosankan.

Bahan-bahan:

~250 gr baby buncis (buncis muda), potong ujungnya

~3 butir kuning telur asin matang, lumatkan halus dengan garpu (beri 1 sdm air panas agar mudah lumat)

~3 siung bawang putih, cincang halus

~2 buah cabai merah keriting, iris halus bulat

~2 lembar daun jeruk, buang tulang, iris sehalus rambut

~2 sdm mentega / margarin (untuk menumis saus)

~Sejumput gula pasir & lada putih bubuk (koreksi asinnya dari telur)

~Minyak untuk deep fry buncis

Langkah Memasak:

Flash Fry Buncis: Panaskan minyak banyak. Goreng baby buncis dalam minyak yang sangat panas selama 30 detik. Angkat cepat, tiriskan di atas tisu dapur. Buncis akan berwarna hijau neon dan kulitnya sedikit keriput tapi renyah.

Tumis Bumbu Aromatik: Di wajan terpisah yang bersih, lelehkan mentega. Masukkan bawang putih cincang, cabai merah iris, dan irisan daun jeruk. Tumis dengan api kecil hingga harum.

Buat Saus Telur Asin: Masukkan lumatan kuning telur asin. Aduk cepat terus menerus. Kuning telur akan meleleh, menyatu dengan mentega, dan menghasilkan busa/buih yang kental keemasan berpasir. Tambahkan gula dan lada.

Penyajian: Segera masukkan buncis yang sudah digoreng tadi ke dalam saus telur asin yang sedang berbuih. Aduk (tossing) super cepat hingga seluruh buncis terbalut rata. Matikan kompor, sajikan panas-panas.

Tips Dapur Ibu:

Agar saus telur asin bisa menempel indah berpasir pada buncis dan tidak menjadi gumpalan keras, kuning telur asin harus benar-benar matang, dilumatkan halus dengan sedikit air panas, dan ditumis dengan mentega (bukan minyak biasa) hingga berbuih kental.

Oseng Peda Jagung Manis PeteTiga bahan yang seolah diciptakan untuk bersama: ikan asin peda yang dagingnya memprul dan s...
16/04/2026

Oseng Peda Jagung Manis Pete
Tiga bahan yang seolah diciptakan untuk bersama: ikan asin peda yang dagingnya memprul dan sangat gurih, jagung manis yang meletus berair saat digigit, dan pete segar yang aromatik krispi. Tumisan ini tanpa kuah, hanya berminyak dari osengan cabai dan bawang yang luar biasa sedap.

Bahan-bahan:

~2 ekor ikan asin peda ukuran sedang, cuci bersih

~1 buah jagung manis, sisir / pipil bijinya

~2 papan pete, kupas kulitnya, belah dua

~2 lembar daun jeruk

~½ sdt gula pasir (sebagai penyeimbang asin)

~Minyak goreng

Bumbu Iris Mentah:

~6 butir bawang merah, iris tebal

~3 siung bawang putih, iris tipis

~5 buah cabai hijau besar, iris serong

~3 buah cabai merah besar, iris serong

~10 buah cabai rawit utuh (atau iris)

Langkah Memasak:

Goreng Peda: Goreng ikan asin peda dengan api sedang hingga matang kecokelatan dan dagingnya kaku. Angkat, dinginkan, lalu suwir-suwir besar dagingnya, buang kepala dan tulang utamanya.

Tumis Bumbu: Sisakan sedikit minyak bekas menggoreng peda (ini kunci gurihnya). Tumis irisan bawang merah, bawang putih, dan daun jeruk hingga harum layu.

Masuk Jagung: Masukkan pipilan jagung manis. Tumis sebentar, beri 2 sdm air agar jagung cepat empuk.

Masuk Cabai & Peda: Setelah air menyusut, masukkan irisan cabai, pete, dan suwiran ikan peda. Tambahkan gula pasir. (Hindari menambahkan garam karena peda sudah sangat asin).

Penyajian: Aduk kilat di atas api besar. Masak sekitar 1-2 menit saja hingga pete agak layu tapi tetap garing dan warna cabai masih cerah. Matikan api dan sajikan.

Tips Dapur Ibu:

Menyuwir ikan peda yang sudah digoreng lebih dulu memastikan daging ikan tidak hancur menjadi bubur asin saat diaduk bersama sayuran. Gunakan selalu minyak sisa menggoreng peda untuk menumis bawangnya agar aromanya menyatu sempurna.

Ayam Suwir Bumbu BaliJangan samakan dengan ayam suwir biasa. Bumbu Bali menggunakan jumlah rempah yang berani, terasi ya...
16/04/2026

Ayam Suwir Bumbu Bali
Jangan samakan dengan ayam suwir biasa. Bumbu Bali menggunakan jumlah rempah yang berani, terasi yang wangi, dan serai yang melimpah. Daging ayam suwir ini berbalut bumbu merah kecokelatan yang pedas, manis, dan beraroma harum daun jeruk yang sangat menyengat selera.

Bahan-bahan:

~500 gr dada ayam fillet, rebus dengan sedikit garam dan jahe hingga matang, suwir-suwir agak kasar memanjang

~4 lembar daun jeruk, buang tulangnya, sobek kasar

~1 batang serai, memarkan

~1 sdt gula merah, sisir halus

~1 sdm kecap manis

~1 sdm air perasan jeruk nipis (wajib, penyeimbang rasa)

~Garam dan kaldu jamur secukupnya

~Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

8 siung bawang merah & 4 siung bawang putih

8 buah cabai merah keriting (rebus sebentar agar merah pekat)

5 buah cabai rawit merah

1 sdt terasi, bakar matang

1 cm kencur & 1 cm jahe

Langkah Memasak:

Tumis Bumbu: Panaskan 4 sdm minyak. Tumis bumbu halus bersama serai dan daun jeruk dengan api sedang. Masak hingga bumbu benar-benar tanak, harum, dan minyaknya memisah merah.

Bumbui: Masukkan kecap manis, gula merah, garam, kaldu jamur, dan 50 ml air (atau kaldu rebusan ayam tadi). Aduk rata hingga mendidih.

Masuk Ayam: Masukkan suwiran ayam. Aduk perlahan terus menerus agar bumbu merah meresap masuk ke setiap helai serat ayam.

Keringkan: Masak dengan api kecil hingga air menyusut habis, bumbu menempel pekat pada ayam, dan teksturnya menjadi agak kering mengkilat.

Penyajian: Matikan api. Beri air perasan jeruk nipis, aduk rata sekilas. Angkat dan sajikan.

Tips Dapur Ibu:

Perasan jeruk nipis di akhir proses memasak (saat api mati) akan mengangkat seluruh aroma rempah, memotong rasa eneg dari minyak terasi, dan menyatukan perpaduan pedas manisnya menjadi sangat segar.

Telur Pindang Cokelat Retak (Marble Eggs)Warisan leluhur yang estetis dan kaya rasa. Telur rebus biasa disulap menjadi h...
16/04/2026

Telur Pindang Cokelat Retak (Marble Eggs)
Warisan leluhur yang estetis dan kaya rasa. Telur rebus biasa disulap menjadi hidangan legit beraroma teh dan rempah. Saat dikupas, putih telurnya memiliki motif retak seribu berwarna cokelat gelap seperti marmer. Dimakan begitu saja atau untuk pelengkap gudeg dan soto, rasanya luar biasa.

Bahan-bahan:

~10 butir telur ayam, rebus setengah matang (kulitnya jangan dikupas)

~2 kantong teh celup hitam (black tea)

~2 genggam kulit bawang merah (cuci bersih, ini kunci warna merah bata alami)

~5 lembar daun jambu biji (agar telur padat/kencang)

~2 lembar daun salam

~1 batang serai & 1 ruas lengkuas, memarkan

~2 sdm kecap manis

~2 sdt garam & 1 sdt gula pasir

~Air secukupnya (hingga telur terendam sempurna)

Langkah Memasak:

Retakkan Telur: Ambil telur yang sudah direbus setengah matang (beserta cangkangnya). Ketuk-ketuk perlahan punggung sendok ke seluruh permukaan cangkang telur hingga retak seribu. Jangan sampai cangkangnya terkelupas.

Rebus Rempah: Siapkan panci, masukkan air, kulit bawang merah, daun jambu biji, teh celup, daun salam, serai, lengkuas, kecap manis, garam, dan gula. Didihkan air rempah ini.

Pindang Telur: Masukkan telur yang cangkangnya sudah retak ke dalam air rebusan rempah.

Slow Cook: Rebus dengan api paling kecil selama 1-2 jam. Biarkan air perlahan masuk menyusup ke sela-sela retakan cangkang. Semakin lama direbus, warnanya semakin pekat dan telurnya semakin padat kenyal.

Penyajian: Angkat telur, biarkan dingin. Kupas cangkangnya perlahan untuk menyingkap motif marmer cokelat yang cantik sebelum disajikan.

Tips Dapur Ibu:

Kulit bawang merah dan daun jambu biji adalah pewarna alami tradisional terbaik. Daun jambu memiliki zat tanin yang membuat putih telur menjadi sangat kencang, kenyal, dan tidak mudah basi.

Tumis Kikil Sapi Cabai HijauTekstur kenyal membal dari kikil yang menyerap bumbu kecap manis, berpadu dengan aroma langu...
16/04/2026

Tumis Kikil Sapi Cabai Hijau
Tekstur kenyal membal dari kikil yang menyerap bumbu kecap manis, berpadu dengan aroma langu yang khas dari irisan cabai hijau besar dan tomat hijau. Rasanya gurih, sedikit pedas, dan sangat berminyak lezat. Menu warteg legendaris yang selalu sukses membuat rindu rumah.

Bahan-bahan:

~300 gr kikil sapi rebus (pilih bagian yang agak tebal), potong kotak, rebus ulang dengan daun salam & jahe hingga benar-benar empuk, tiriskan

~10 buah cabai hijau besar, iris serong tipis

~5 buah cabai rawit hijau, iris (sesuai selera)

~2 buah tomat hijau ukuran sedang, potong kasar

~2 lembar daun salam & 1 ruas lengkuas, memarkan

~4 sdm kecap manis

~1 sdm saus tiram

~Garam, sejumput gula pasir, kaldu sapi bubuk secukupnya

~4 sdm minyak goreng

Bumbu Iris:

~6 butir bawang merah, iris tipis

~3 siung bawang putih, iris tipis

Langkah Memasak:

Tumis Aromatik: Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, dan lengkuas hingga harum dan layu.

Masuk Cabai: Masukkan irisan cabai hijau besar dan rawit hijau. Tumis hingga cabai layu dan minyaknya beraroma sedikit pedas.

Masak Kikil: Masukkan potongan kikil sapi yang sudah empuk. Aduk rata.

Bumbui: Tambahkan saus tiram, kecap manis, garam, gula, dan kaldu bubuk. Beri sedikit air (sekitar 30 ml) agar bumbu meresap.

Penyajian: Masak dengan api sedang hingga air menyusut, mengental menjadi karamel kecap, dan minyaknya memisah. Terakhir masukkan tomat hijau, aduk sebentar saja, lalu angkat dan sajikan.

Tips Dapur Ibu:

Rahasia kikil yang tidak bau amis dan berlendir adalah merebusnya dua kali. Rebusan kedua wajib menggunakan jahe geprek dan daun salam. Pastikan menumis cabai hijau hingga benar-benar layu agar tidak terasa langu/mentah di kuah kecapnya.

Address

Sidoarjo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masakan Rumahku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share