11/08/2022
Memiliki rumah tempat tinggal yang ideal adalah keinginan setiap orang, oleh karena itu berikut adalah beberapa tips untuk memilih rumah tempat tinggal yang ideal untuk Anda pertimbangkan:
1. Mengumpulkan informasi kerumahan
Cara memilih perumahan yang pertama, ialah mencari serta mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang perumahan. Anda bisa mencarinya melalui internet atau brosur perumahan yang sering dibagikan di pusat perbelanjaan atau pameran. Pastikan mengumpulkan banyak informasi dari berbagai tempat, untuk dijadikan perbandingan dan menemukan hunian paling ideal. Ketika mengumpulkan informasi mengenai hunian yang akan dibeli, pastikan tidak hanya melihat model rumahnya saja tapi juga harganya. Sebaiknya jadilah pembeli yang bijak dengan membeli hunian sesuai dengan kemampuan finansial.
2. Melakukan Survei Langsung ke Perumahan
Setelah mengumpulkan informasi perumahan, hal lain yang perlu dilakukan sebelum membeli hunian adalah survei rumah. Salah satu faktor yang penting diperhatikan saat melakukan survei adalah lokasi. Pertimbangkan, apakah hunian yang Anda pilih memiliki lokasi yang strategis atau tidak. Lalu, perhatikan p**a akses transportasi dan fasilitas umum yang ada di sekitar perumahan. Jika Anda terpaksa memilih perumahan di pinggiran kota, pastikan perumahan tersebut memiliki akses transportasi yang mudah untuk menjangkau banyak area.
3. Periksa kredibiltas pengembang
Cara memilih perumahan yang selanjutnya, ialah memperhatikan kredibilitas pengembang dibalik pembangunan perumahan. Untuk mengetahui apakah pengembang tersebut terpercaya, ada beberapa cara mengecek legalitas developer yang bisa dilakukan. Pertama, Anda bisa mencari situs resmi pengembang melalui internet untuk mengetahui reputasi dan citra developer. Kemudian, periksa apakah pengembang tersebut memiliki catatan hitam seperti proyek mangkrak dan lainnya.
4. Pastikan lingkungan perumahan baik
Memastikan kelayakan lingkungan perumahan menjadi pertimbangan yang wajib dipikirkan sebelum membeli rumah. Pastikan kawasan hunian yang hendak Anda pilih terjaga keamanannya, tidak rawan tindak kejahatan seperti pencurian. Selain itu, pertimbangkan apakah kawasan perumahan tersebut terbebas dari banjir dan longsor atau tidak. Jika menyukai hunian yang tidak terlalu bising dan masih asri, Anda bisa memilih lokasi perumahan yang jauh dari hiruk-pikuk jalan besar. Misalnya seperti Aryana Karawaci, perumahan di Tangerang ini menawarkan hunian dengan suasana yang kondusif. Tak hanya itu, ada p**a rumah dijual di Bogor yang menawarkan lingkungan kompleks nyaman seperti Makmur Indah Residence.
5. Cek kualitas bangunan
Dengan melakukan survei ke lokasi perumahan, Anda juga dapat melakukan pengecekan terhadap spesifikasi bangunan rumah. Anda bisa mengecek bahan dan material yang dipakai oleh pengembang, apakah berkualitas atau tidak. Tentunya jika kualitas rumah baik, maka harga yang ditawarkan pun akan lebih tinggi. Pastikan Anda melakukan pengecekan ke seluruh area rumah. Hal ini dimaksudkan, agar kita mengetahui kondisi rumah secara keseluruhan.
6. Pertimbangkan konsep dan desain perumahan
Saat ini, sudah banyak perumahan yang mengusung desain arsitektur tertentu dengan konsep yang menarik. Sebaiknya pilih desain dan konsep rumah yang sesuai dengan kebutuhan Anda, misalnya rumah compact dengan lingkungan hijau menyehatkan seperti di Puri Lembana.
7. Pertimbangkan prospek kawasan perumahan
Memiliki rumah di tengah kota yang berlokasi strategis, serta dikelilingi fasilitas umum memang menjadi impian banyak orang. Namun, rumah di pinggiran kota pun kini sudah banyak publik minati karena makin prospektif meski berharga murah. Developer pun sudah banyak yang mengembangkan perumahan di area pinggiran kota, sebab makin menipisnya lahan di pusat kota. Saat Anda memilih rumah yang berlokasi jauh dari pusat kota, pastikan untuk mengetahui prospek kawasan tersebut dalam jangka panjang. Jika lokasi rumah termasuk dalam rencana pembangunan pemerintah, maka memilih hunian di kawasan pinggiran kota tidak jadi masalah.
8. Perhatikan dokumen dokumen penting
Berikutnya, hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih perumahan adalah status dan legalitas perumahan tersebut. Pastikan dokumen-dokumen penting terkait keabsahan perumahan lengkap, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika membeli rumah second, pastikan surat kepemilikan rumah atas nama penjual dan tidak terikat jaminan dengan perbankan. Pada umumnya terdapat 3 jenis sertifikat yang berlaku di Indonesia, yaitu Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Pakai (SHP).
9. Cek sistem pembayaran dan pelunasan
Saat sudah menentukan perumahan yang tepat, Anda perlu memperhatikan cara pembayaran dan juga pelunasannya. Anda bisa menanyakan sistem pembayaran pada developer secara jelas dan rinci. Terdapat 3 sistem pembayaran rumah, yakni:
– Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
– Tunai Keras (Hard Cash)
– Tunai Bertahap (Cash Installment)
Jika memerlukan bantuan dalam melakukan pembayaran, Anda bisa menyewa jasa agen properti profesional. Pilihlah skema pembayaran yang sesuai dengan kemampuan, sehingga kedepannya Anda tidak kesulitan untuk melunasi cicilan tersebut.