29/09/2026
Tulisan ini bukan untuk membandingkan satu anak dengan yg lainnya, karena setiap anak memiliki keistimewaan tersendiri.
=======================☘️
Céucéu panggilannya 😁. Permintaannya gak mau dipanggil teteh atau kakak, ketika adik kembarnya lahir. Seakan mengambil trah sunda keluarga neneknya di Jawa Barat.
Sampai saat ini, menjelang usianya ke 5 tahun, ia adalah anak yang paling memiliki vibes positif dari teteh²nya. Bermula semenjak usianya genap 4 tahun, ia sudah pandai mengungkapkan kalimat ajaib, seperti terimakasih, maaf, tolong, sayang, permisi, dll.
Saya ingat betul perjalanan mengandung dan melahirkannya. Kehamilan yang tanpa disadari karena tanpa mual muntah. Kalau istilah sunda 'hamil kebo'.
Di vonis "Plasenta Previa Totalis", Terlilit 2 lilitan ari², tertolak 5 bidan, Keracunan makanan ketika hamil, jatuh "tikosewad" karena licin, meski endingnya biiznillah lahiran NORMAL.
≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈🌷🌹
"Umi.. makasih ya, makanan umi enak sekali"
"Umi.. sarapan pagi ini enak semua"
"Umi.. makasih ya, udah beliiin ceuceu jajajan"
"Umi.. makasih ya, udah ajakin jalan²"
"Umi.. makasih ya, udah buatin aku minuman seger"
"Umi.. maaf ya, aku sudah jatuhin buku umi"
"Umi.. maaf ya, aku tidak hati² mainnya rusak"
"Umi.. tolong bantuin aku cebok"
"Umi.. tolong buatin susu hangat"
"Umi, makasih ya udah ajakin makan diluar, aku syang umi"
"Umi.. permisi punten aku mau lewat" 😆
"Umi.. aku sayang keluargaku"
"Umi... umi.... umi...." dengan segala kata positifnya yang membuat hati meleleh. Saking seringnya kalimat² positif itu terucap, kini teteh²nya pun selalu mengikuti kalimat² positif itu. Mereka selalu berterimakasih, maaf dan tolong..
Céucéu, bahkan sebelum kamu lahir pun, kalimat positif itu menghujam agar engkau bisa lahir normal, Nak.
Semoga kalimat² positif penuh harapan kala itu, benar² membentuk pribadimu menjadi baik. ♡
Selalu optimis, selalu tersenyum, selalu ceria, pantang menyerah, mudah maaf dan memaafkan. ☘️