DinardiThen Studio

DinardiThen Studio architecture and interior design consultant

Kita orang Indonesia senang sekali ngumpul, atau kalau kata orang Sunda mah “ngariung”. Entah di rumah sama keluarga ata...
15/04/2026

Kita orang Indonesia senang sekali ngumpul, atau kalau kata orang Sunda mah “ngariung”. Entah di rumah sama keluarga atau di tongkrongan sama teman.

Tapi yang pasti, rasanya hangat kalau kumpul-kumpul di rumah, apalagi setelah hari yang panjang di kantor atau sekolah. Ah…rasanya energi ter-charge pas ngariung haha-hihi sama keluarga.❤️

“Kenapa sih, sebagai arsitek perlu repot-repot analisis arah angin saat bangun atau renovasi rumah?” Pertanyaan dalam ha...
13/04/2026

“Kenapa sih, sebagai arsitek perlu repot-repot analisis arah angin saat bangun atau renovasi rumah?”
Pertanyaan dalam hati saya yang muncul waktu awal-awal kerja.

Ternyata pas udah nemuin worth-it nya dan ngerasain sendiri ilir-ilir angin di proyek, beda loh rasanya. Langsung clinggg di hati saya, “Oh ini kenapa rumah juga butuh bernapas.”

Energi saya banyak, biasanya harus saya salurkan dalam bentuk olahraga. Saya hobi banget gym, membuat saya tenang karena...
10/04/2026

Energi saya banyak, biasanya harus saya salurkan dalam bentuk olahraga. Saya hobi banget gym, membuat saya tenang karena energinya tersalurkan. Enak ya kalau punya home gym sendiri... Home gym pertama yang saya lihat ada di proyek ini.

Rumah ini lahannya besar, jadi area gymnya dibuat terpisah dari rumah. Di atasnya ada area yoga outdoor, bisa sambil tanning☀️.

Bentuknya tabung, dinding-dindingnya dari kaca. Supaya ga terlalu panas, dibuatlah secondskin di luarnya.

Kami ingin memasukkan unsur lokal ke bangunan ini, rotan misalnya. Tapi dibuat dari rotan sintetis agar tahan cuaca. Materialnya fleksibel, jadi desainnya kita olah seperti sisik-sisik. Tidak monoton.

Yang bikin saya lebih tercengang lagi, di bawah home gym ini ada kamar mandi sendiri. Besar, bulat, ada saunanya p**a.

Home gym yang bentuknya unik dan modern, tapi ada kesan lokalnya😆

astrid

Saya s**a baca. Nempel lekat di ingatan, mama punya buku banyaaak sekali. 1 lemari putih besar, mungkin isinya ratusan. ...
08/04/2026

Saya s**a baca. Nempel lekat di ingatan, mama punya buku banyaaak sekali. 1 lemari putih besar, mungkin isinya ratusan. Kalau dibuka rasanya kaya buka peti harta karun. Tapi karena bertumpuk2, agak susah carinya.

Owner rumah ini juga punya hobi yang sama, beliau hobi membaca. Tapi kebutuhan tempat menyimpan buku itu diakali supaya lebih menarik dan ga makan space extra.

Dibuat mezzanine kecil, pakai tangga monyet naiknya. Rak buku ini lucu, karena sekaligus jadi dekor juga untuk ruang kerja ownernya📚

astrid

06/04/2026

Kenalin, ini kantor kami. Salah satu sudutnya, sih. Yang jadi salah satu spot favorit saya untuk duduk-duduk, kalo lagi ga ada ide, kena penyakit creative block. Kadang-kadang setelah makan siang saya diam di situ sebentar. Teduh, nyaman.

Dan sudut ini lucu karena semua elemennya dibuat dengan tujuan.

Di sebelah pagar ada lonceng, supaya kalau pesan gofood mereka bisa kasih tau dengan mudah. Di bawahnya ada gantungan, tempat buat makanannya digantung.

Ada lubang bulat untuk buang sampah ke tempat sampah di sisi luar. Ga perlu jalan keliling pagar.

Anak tangga dibuat nge-L, cocok untuk duduk-duduk ngobrol dengan teman. Tepinya tumpul, nggak tajem ke pantat.

Di belakangnya ada container, ‘garasi’ buat motor vespa dan trail Pak Paul.
Next slide, bonus studio manager om put sedang bercengkrama dgn suplier😇



Tidaaak proyeknya kebanjiranBukan ya, bukan kebanjiran..Ini tes rendam, saya juga baru tau ada proses ini setelah terjun...
01/04/2026

Tidaaak proyeknya kebanjiran
Bukan ya, bukan kebanjiran..

Ini tes rendam, saya juga baru tau ada proses ini setelah terjun ke lapangan🙃. Dilakukan setelah waterproofing, untuk area yang akan sering kena air. Fungsinya buat memastikan ga ada air yang rembes, terutama kalau letak ruang bukan di lantai 1. Penting dan makan waktu lumayan, sekitar 1-2 minggu.

Di proyek ini kami membuat innercourt di lantai 2, jadi memang akan kehujanan. Di lantai bawahnya ada kitchen/dining area. Jadi penting sekali memastikan inner court ini nggak akan bocor untuk bertahun-tahun mendatang.



Sebagai designer newbie, biasanya saya mendesign ses**a hati. Buat barang custom, beli barang baru. Sampai akhir2 ini, s...
30/03/2026

Sebagai designer newbie, biasanya saya mendesign ses**a hati. Buat barang custom, beli barang baru. Sampai akhir2 ini, saya mulai belajar tentang sentimental value.

Awalnya ga paham2 amat, beli baru saja, yang penting bagus. Ternyata owner rumah akan merasa ada ikatan emosional jika kita mencoba menggunakan benda yang sudah dimilikinya dari awal.

Di proyek ini, contohnya. Jendela kayu di belakang dipreserve, dipertahankan. Alasannya? Karena ia sudah punya sejarah bersama pemilik rumahnya. Gestur kecil tersebut akan membuat ruangan terasa lebih familiar, lebih personal.



Dulu ada sebuah hotel di Bandung yang mayoritas pengunjungnya turis dari Malaysia. Desainnya rapi dan cenderung modern. ...
27/03/2026

Dulu ada sebuah hotel di Bandung yang mayoritas pengunjungnya turis dari Malaysia. Desainnya rapi dan cenderung modern. Namun jadi timbul pertanyaan.

“Kalo gitu mah ga kayak di Indonesia. Apa bedanya sama di sana? Atau bahkan dimanapun?”

Jadi direnovasilah interior kamarnya. Kami memasukkan berbagai macam furnitur lokal yang kebanyakan handmade. Kursi disuplai dari Yogyakarta. Meja dari Bandung, lalu difinishing ulang. Lampu dinding dibuat oleh seniman lokal. Indonesia.

Setelah selesai, vibe ruangannya berubah total.

“Kerasa di Indonesia ya.”



09/03/2026

Masuk kantor di Senin pagi, saya agak buru-buru. Tiba pukul 08.00 pas. Lega mengetahui saya tidak terlambat. Setelah doa bersama, saya sudah tegang. Berusaha memaksa otak untuk fokus, menunggu untuk mendapat prioritas proyek di minggu ini.

Detik berikutnya, Pak Paul berkata “Saya mendapat bayangan, kondisi kantor di masa depan”. Saya ngelag sebentar, otak yang belum mendapat asupan kafein ini berusaha keras mencerna.

“Kantor ini akan menjadi lebih besar.”

Mendengar ceritanya, sepertinya kantor ini akan punya area duduk macam di cafe. Bisa meeting dengan klien, nanti Mas Putu akan datang bawakan kopi. Asik amat, WFC setiap hari.

Bangunannya panggung, dengan atap Jawa khasnya menaungi. Di belakangnya terdapat sebuah taman yang dikelilingi massa-massa bangunan. Ada kantor, library, asrama. Mungkin juga ada rumah guguk, untuk teman-teman di masa depan.

Di antaranya akan banyak pohon, suasananya tenang. Entah, di dalam kantornya bagaimana. Mungkin tetap ada angin ribut mengejar dateline😆.

Di luar kantor ini masih banyak rekan-rekan associates yang bekerja bersama, secara remote. Mungkin saya salah satunya? Siapa tau?

Begitulah, gambaran DTS di masa depan. Excited membayangkannya😆

02/02/2026

“Aktif bertumbuh satu persen setiap hari,” kata-kata itu sering kami dengar.
Dan hari ini, Pak Umar dan Bu Maya mengingatkan kami kembali dengan materi tentang metakognisi.

Metakognisi; konsep ini mengajarkan kita tentang
cara memahami pikiran diri sendiri dan cara otak kita bekerja.

Memaksimalkan kapasitas otak kita untuk berprogress lebih cepat, dan melakukannya dengan sadar untuk melangkah ke arah yang tepat.

Terima kasih banyak Pak Umar dan Bu Maya atas ilmunya😁



21/12/2025

Happy Christmas at DTS! 🥳🎄

+Happy birthday Mas Saepulll

Address

, Bandung, 40552
Bandung

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DinardiThen Studio posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to DinardiThen Studio:

Share